Pai.umsida.ac.id- Pada tahun 2024, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo mengadakan penelitian untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis H5P dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Baca Juga: HIMA PAI Umsida Ajak Siswa SDN Banjarpanji Hidup Bersih
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa di SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo, khususnya dalam materi aqiqah dan qurban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan H5P secara signifikan meningkatkan tingkat kemandirian siswa dari siklus pertama hingga siklus kedua.
Peningkatan Kemandirian Belajar dengan Media H5P
Penggunaan media pembelajaran H5P menawarkan solusi praktis dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa. Media ini menawarkan berbagai fitur interaktif, seperti video interaktif, kuis, dan latihan soal, yang memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri dan aktif. Penelitian yang dilakukan di SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo menunjukkan bahwa setelah dua siklus penerapan H5P, siswa mengalami peningkatan signifikan dalam kemandirian belajar mereka. Pada siklus pertama, 67,8% siswa menunjukkan tingkat kemandirian yang baik, dan pada siklus kedua, persentase tersebut meningkat menjadi 50,2% yang menunjukkan perbaikan yang signifikan.
Evaluasi Siklus dan Peningkatan Interaksi Siswa
Siklus pertama dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum sepenuhnya mengimplementasikan kemandirian dalam belajar mereka. Namun, melalui evaluasi yang dilakukan setelah siklus pertama, peneliti memperbaiki media H5P dengan menambahkan fitur instruksi penggunaan yang lebih jelas. Hasilnya, pada siklus kedua, persentase siswa yang memiliki kemandirian belajar “sangat baik” meningkat menjadi 42,5%, sebuah pencapaian signifikan dibandingkan dengan 24,2% di siklus pertama. Ini membuktikan bahwa perbaikan media dan interaksi yang lebih baik antara guru dan siswa dapat memperkuat proses pembelajaran mandiri.
Baca Juga: Wakil Dekan FAI Umsida Tekankan Makna Kurikulum Merdeka bagi Guru PAI
Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan media pembelajaran interaktif seperti H5P dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa. Dengan fitur yang menarik dan dapat diakses secara mudah, H5P membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih dinamis dan terstruktur, yang pada gilirannya memperkuat kemandirian siswa. Ke depan, implementasi media pembelajaran ini dapat diperluas ke berbagai materi Pendidikan Agama Islam lainnya, membantu siswa menjadi lebih aktif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam proses belajar mereka.
Sumber:
Setiawan, M. A., & Romadlon, D. A. (2024). The Use of H5P in Islamic Religious Education Learning Media Development to Improving Self-Regulated Learning. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 409-418.


















