pai.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Pendidikan dan Studi Islam (FPSI) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) mengikuti Workshop Nasional Penguatan Body of Knowledge PAI yang diselenggarakan di Yogyakarta pada 27–29 Oktober 2026 sebagai upaya memperkuat fondasi akademik dan pengembangan kurikulum program studi.
Kegiatan yang diikuti oleh para pengelola Program Studi PAI dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia tersebut mengangkat tema penguatan Body of Knowledge PAI sebagai fondasi kurikulum Outcome Based Education (OBE) dan strategi melampaui standar menuju akreditasi unggul LAMGAMA.
Workshop nasional ini menjadi forum strategis untuk memperkuat identitas keilmuan Pendidikan Agama Islam sekaligus menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan pendidikan tinggi yang terus berkembang.
Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk mendiskusikan berbagai isu terkait pengembangan kurikulum, mutu program studi, serta arah pengembangan keilmuan PAI di masa depan.
Partisipasi dalam workshop ini menunjukkan komitmen Prodi PAI UMSIDA dalam menjaga relevansi dan kualitas penyelenggaraan pendidikan sesuai standar nasional dan kebutuhan masyarakat.
Penguatan Body of Knowledge PAI Jadi Landasan Kurikulum OBE
Kegiatan hari pertama difokuskan pada orientasi dan penguatan Body of Knowledge PAI sebagai fondasi utama penyusunan kurikulum berbasis Outcome Based Education.
Peserta mendapatkan pemaparan mengenai telaah isi, hubungan antarkajian, serta pendalaman kajian dalam empat dimensi utama Body of Knowledge PAI.
Materi tersebut memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai struktur keilmuan yang menjadi dasar pengembangan program studi Pendidikan Agama Islam.
Selain sesi materi, peserta juga mengikuti praktik pemetaan bahan kajian dan mata kuliah untuk mengidentifikasi kesenjangan serta menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.
Kegiatan ini membantu program studi dalam memastikan kesesuaian antara bahan kajian dengan capaian pembelajaran yang ingin dicapai.
Melalui proses tersebut, pengelola program studi memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai arah pengembangan kurikulum yang berbasis pada kekuatan keilmuan PAI.
Penguatan Body of Knowledge juga menjadi langkah penting dalam membangun karakteristik dan keunggulan program studi yang lebih terarah.
Penyelarasan Kurikulum dan Penguatan Mutu Program Studi
Pada hari kedua, workshop berfokus pada penyelarasan kurikulum OBE dan penguatan mutu menuju akreditasi unggul.
Peserta mendiskusikan keterkaitan antara profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, mata kuliah, CPMK, serta sistem asesmen yang diterapkan dalam program studi.
Pembahasan tersebut bertujuan memastikan seluruh komponen kurikulum memiliki hubungan yang selaras dan mendukung pencapaian kompetensi lulusan.
Selain itu, peserta juga memperoleh pendampingan dalam menerjemahkan kekhasan program studi menjadi sasaran, program pengembangan, serta bukti capaian yang terukur.
Sesi mengenai budaya mutu dan relevansi pendidikan turut memberikan wawasan mengenai pentingnya perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Peserta diajak menyusun contoh siklus peningkatan mutu berdasarkan identifikasi masalah, bukti, tindakan, dan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pada sesi malam, pembahasan berlanjut pada relevansi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terhadap visi dan misi program studi.
Diskusi tersebut menekankan pentingnya keterkaitan antara kegiatan tridarma perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat serta dampak yang dapat dibuktikan secara akademik.
Prodi PAI UMSIDA Siapkan Langkah Strategis Pengembangan
Hari terakhir workshop diisi dengan presentasi hasil, refleksi pembelajaran, serta penyusunan rencana tindak lanjut bagi masing-masing program studi.
Peserta memperoleh umpan balik dari para narasumber terkait hasil penguatan Body of Knowledge, penyelarasan kurikulum OBE, dan strategi peningkatan mutu yang telah dirumuskan.
Melalui sesi tersebut, setiap program studi menyusun prioritas perbaikan, target capaian, indikator keberhasilan, serta jadwal implementasi yang akan dilaksanakan setelah kegiatan berakhir.
Bagi Prodi PAI UMSIDA, workshop nasional ini menjadi momentum penting untuk memperkuat arah pengembangan akademik dan tata kelola program studi.
Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas kurikulum, pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Partisipasi dalam workshop ini juga menjadi bagian dari komitmen Prodi PAI UMSIDA untuk terus beradaptasi dengan perkembangan pendidikan tinggi serta memenuhi tuntutan mutu yang semakin kompleks.
Melalui penguatan Body of Knowledge PAI, Prodi PAI UMSIDA optimistis dapat menghadirkan kurikulum yang lebih relevan, adaptif, dan mampu mencetak lulusan yang unggul serta berkontribusi bagi masyarakat dan dunia pendidikan Islam. (Finnaja)














