Hizbul Wathan sebagai Media Pendidikan Karakter Islami: PAI Umsida Bangun Generasi Berakhlak Mulia

Pai.umsida.ac.id- Pendidikan Islami Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (PAI Umsida) terus memperkuat kontribusinya dalam membentuk generasi berkarakter Islami melalui kajian integrasi nilai-nilai kedisiplinan dalam kegiatan Hizbul Wathan (HW) di SMA Muhammadiyah 4 Porong. Penelitian ini menjadi upaya strategis dalam mendukung pendidikan karakter Islami berbasis nilai-nilai luhur agama.

Baca Juga:Penerapan Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran PAI di Sekolah Menengah: Langkah Strategis Menuju Pendidikan Berkualitas

Hizbul Wathan sebagai Sarana Pembentukan Karakter Islami

Hizbul Wathan (HW) merupakan salah satu organisasi kepanduan Muhammadiyah yang berdiri sejak tahun 1918 atas inisiatif KH. Ahmad Dahlan. Kegiatan HW fokus pada pembentukan karakter siswa melalui berbagai aktivitas berbasis pengalaman, seperti penjelajahan, latihan baris-berbaris, dan permainan edukatif.

Di SMA Muhammadiyah 4 Porong, kegiatan HW telah menjadi pilar pendidikan karakter Islami. Melalui pendekatan ini, nilai-nilai Islami seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama ditanamkan pada siswa. “Kami percaya bahwa HW adalah wadah strategis untuk membentuk akhlak mulia siswa yang sesuai dengan ajaran Islam,” ujar salah satu peneliti dari PAI Umsida, Dr. Auwinah Ristyawanda.

Peran Hizbul Wathan dalam Menanamkan Nilai Kedisiplinan

Penelitian PAI Umsida menemukan bahwa kedisiplinan siswa dapat dibentuk melalui kegiatan rutin HW. Misalnya, siswa dilatih untuk menghargai waktu, menaati peraturan, dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Selain itu, aktivitas seperti pembuatan peta dan penjelajahan mengajarkan siswa untuk bekerja sama dalam tim.

“Kami tidak hanya melatih fisik siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual yang membuat mereka lebih siap menghadapi tantangan di masa depan,” kata Dr. Auwinah.

Nilai-nilai Islami yang terkandung dalam janji pandu HW menjadi pedoman utama dalam membangun karakter siswa. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai ini, siswa diharapkan mampu menjadi individu yang jujur, disiplin, dan memiliki integritas.

Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan melalui Hizbul Wathan

Melalui HW, SMA Muhammadiyah 4 Porong berhasil menanamkan nilai-nilai kepemimpinan pada siswa. Latihan-latihan rutin yang dilakukan tidak hanya membangun karakter individu, tetapi juga melatih mereka untuk menjadi pemimpin yang memiliki rasa tanggung jawab dan empati.

Kepala sekolah SMA Muhammadiyah 4 Porong menyampaikan apresiasinya terhadap PAI Umsida yang telah berkontribusi dalam penelitian ini. “Hizbul Wathan adalah media yang sangat efektif untuk membentuk karakter siswa. Kami sangat terbantu dengan penelitian dari PAI Umsida yang memberikan banyak masukan positif untuk pengembangan kegiatan ini,” ungkapnya.

PAI Umsida: Komitmen pada Pendidikan Karakter Islami

Program Studi Pendidikan Agama Islam Umsida terus menunjukkan dedikasinya dalam membangun generasi Islami yang berkarakter unggul. Dengan penelitian berbasis solusi dan kurikulum yang relevan, PAI Umsida mempersiapkan calon pendidik yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam pendidikan modern.

Baca Juga:LKMM-TM 2025: Membentuk Sinergi dan Kepemimpinan Mahasiswa Berkemajuan di FAI Umsida

Bergabunglah dengan PAI Umsida, rumah bagi calon pendidik masa depan yang berkomitmen membangun pendidikan Islami yang berdaya saing global. Mari bersama mewujudkan generasi pemimpin yang berakhlak mulia dan berkualitas.

Penulis:AHW