Pai.umsida.ac.id – Momentum bulan suci Ramadan 1446 H dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (HIMA PAI) dengan mengadakan bakti sosial bertema “Berbagi Kasih di Bulan Suci.” Kegiatan tersebut berlangsung penuh semangat dan penuh makna pada Kamis, 13 Maret 2025, di Rumah Singgah Yatim Piatu dan Dhuafa Al-Mukhlis, Bluru Kidul, serta Panti Asuhan Aisyiyah di kawasan Sidowayah, Sidoarjo.
Baca Juga: Gelar Kajian Ramadan, Cara Penyegaran Umsida di Bulan yang Suci
Kegiatan bertajuk “Bersama HIMA PAI Wujudkan Berbagi Kasih di Bulan Suci” ini dirancang oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (HIMA PAI Umsida) sebagai bentuk komitmen nyata mahasiswa terhadap nilai-nilai sosial Islam, khususnya kepedulian terhadap anak yatim dan dhuafa. Kegiatan ini merupakan bagian dari Rencana Tindak Lanjut (RTL) setelah pelaksanaan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD).
Solidaritas Sosial di Bulan Ramadan
Melalui acara bakti sosial tersebut, mahasiswa HIMA PAI Umsida tidak hanya memberikan santunan berupa materi, tetapi juga menciptakan suasana penuh kehangatan, keceriaan, dan ukhuwah dengan anak-anak yatim. Ketua panitia kegiatan, Abdullah Azzam Nasrullah menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar untuk menghidupkan kembali semangat berbagi yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Menurut Azzam, berbagi kasih kepada sesama terutama kepada anak yatim merupakan teladan yang diwariskan Rasulullah SAW. “Beliau adalah figur teladan yang selalu mengedepankan nilai kepedulian. Apalagi pada bulan Ramadan, Rasulullah SAW lebih murah hati dibandingkan bulan-bulan lainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, kegiatan sosial ini dikemas dengan cara yang menarik bagi generasi muda. Sejumlah permainan edukatif dan acara santunan serta buka bersama diadakan agar anak-anak yatim dapat merasakan kebahagiaan Ramadan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antara mahasiswa PAI Umsida dengan komunitas sekitar kampus.
Kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari civitas akademika ini berjalan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Antusiasme yang tinggi dari mahasiswa terlihat jelas dari keterlibatan mereka selama acara berlangsung, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan.
Dalam kegiatan tersebut, salah satu pemateri dari HIMA PAI Umsida, Azel Thirza Pradata mengingatkan bahwa Rasulullah SAW selalu memberikan teladan terbaik dalam berbagi. “Di bulan Ramadan, Rasulullah SAW lebih dermawan dibandingkan bulan lainnya. Maka, sudah selayaknya kita sebagai umatnya, mengikuti teladan tersebut dengan menyantuni dan membantu sesama yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kemahasiswaan FAI Umsida yang turut mendampingi acara ini, Ustadzah Ayunina Mahanani, Lc., SH., menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif mahasiswa PAI dalam melaksanakan kegiatan ini. Ia berharap, kegiatan berbagi semacam ini menjadi rutinitas yang terus dilakukan oleh mahasiswa dan seluruh civitas akademika Umsida.
“Tidak hanya sekadar membantu materi, tetapi kita juga sedang mendidik generasi muda Islam untuk senantiasa peduli terhadap sesama. Hal ini akan menguatkan karakter empati, solidaritas, dan kesadaran sosial mahasiswa kita,” tambah Ustadzah Ayunina Mahanani.
Acara tersebut sukses menarik antusiasme mahasiswa PAI Umsida yang hadir dan berpartisipasi aktif, baik dalam kegiatan permainan maupun dalam interaksi langsung dengan anak-anak yatim. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial sehari-hari.
Baca Juga: Agar THR Tak Cepat Habis, Dosen Pesya Umsida Bagikan Tips Bijak Kelola Keuangan
Melalui kegiatan ini, PAI Umsida berkomitmen terus mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa sosial tinggi dan peka terhadap keadaan di sekitar mereka, sebagaimana telah dicontohkan Rasulullah SAW. Ini merupakan perwujudan nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat yang berlandaskan keislaman dan nilai-nilai sosial kemanusiaan.
Penulis: AHW